Breaking
OpenAI announces GPT-5 release window for early 2025... • New smartphone processors reach record-breaking clock speeds... • SpaceX successfully launches next-gen satellite array... • Global semiconductor shortage finally eases as production triples...
Gaya Hidup / Article

Elektabilitas Anies Baswedan Makin Tak Terbendung, Pengamat Blak-blakan Penyebabnya: Masyarakat Percaya Anies!

calendar_today Des 05, 2022
schedule 4 tahun
2b888459398ff96f.jpg

Warta Ekonomi, Jakarta – Bursa pencapresan Pilpres 2024 terus jadi perhatian. Mengenai hal ini, hasil survei terbaru yang dirilis Lembaga Survei Indikator (LSI) menyebut elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meroket cukup signifikan.

Pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga menilai hasil survei tersebut tidak mengejutkan. Menurut dia, elektabilitas Anies sebelum deklarasi sudah tinggi.

"Setidaknya Anies tetap masuk tiga besar. Padahal saat itu Anies belum melakukan kerja-kerja politik," ujar Jamiluddin dilansir dari GenPI.co, Kamis (1/12).

Jamiluddin menilai bahwa elektabilitas Anies pasca deklarasi naik tajam sangat masuk akal.

"Sebab, Anies sudah mulai melakukan kerja-kerja politik dengan mengunjungi daerah," lanjutnya.

Akademisi dari Universitas Esa Unggul menyebut, setiap kunjungan Anies ke daerah, masyarakat tampak antusias dengan mengelu-elukannya.

Hal itu juga mengindikasikan masyarakat memang menginginkan perubahan dan perbaikan.

"Masyarakat tampaknya percaya Anies mampu melakukan perubahan dan perbaikan atas pembangunan yang dilakukan rezim saat ini," ungkapnya.

Oleh karena itu, kenaikan elektabilitas Anies tercermin dari sambutan masyarakat.

"Ini menjadi indikasi kuat dukungan masyarakat memang murni dan menginginkan Anies menjadi presiden," jelasnya.

Tambahan penulis:

Kita berdoa saja semoga Indonesia benar-benar akan mendapatkan pemimpin yang membawa perubahan kearah yang lebih baik, seperti apa yang sudah diungkapkan oleh Pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga. Jangan lagi ada pemimpin yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kroni-kroninya saja dan rakyat hanya jadi penonton mereka yang menikmati gaji besar. Jangan ada lagi suara rakyat yang bisa dibeli, karena pemimpin atau presiden dari hasil beli suara tidak akan bisa merubah Indonesia ke arah yang lebih baik.

Recommended For You

Menelusuri Jejak dan Komitmen Profil Ahmad Basarah (PDI-P) Daerah Pemilihan Jawa Timur V Gaya Hidup

Menelusuri Jejak dan Komitmen Profil Ahmad Basarah (PDI-P) Daerah Pemilihan Jawa Timur V

Jun 04, 2025
Buntut Chaos di Bandara, Agensi Kim Ji Won Langsung Rilis Pernyataan Gaya Hidup

Buntut Chaos di Bandara, Agensi Kim Ji Won Langsung Rilis Pernyataan

Mei 22, 2024
Siapa yang Seharusnya Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Proses Demokrasi? Gaya Hidup

Siapa yang Seharusnya Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Proses Demokrasi?

Feb 12, 2024