Penyakit liver atau hati yang juga disebut dengan hepatitis tergolong berbahaya sehingga mampu mengakibatkan kematian. Hal ini bisa terjadi kalau penderita tidak mendapatkan penanganan serius dan dibiarkan begitu saja. Seringkali kasus terjadi dimana obat medis dan penanganan dokter saja belum cukup menyembuhkan hepatitis. Oleh sebab itulah sebagain besar penderitanya memilih pengobatan tradisional karena tergolong aman dan khasiatnya besar. Jika merasa tak kunjung merasakan perubahan maka tidak perlu khawatir akan dampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini beberapa jenis obat herbal dan alami yang bisa dikonsumsi.
1. Brotowali
Tanaman ini mempunyai rasa pahit tak terhingga bahkan kurang disukai masyarakat. Namun dibalik rasa tersebut tersimpan khasiat besar terutama untuk menyembuhkan penyakit hepatitis. Cara mengkonsumsi brotowalli juga mudah yaitu direbus dengan air putih dan beberapa sendok madu supaya agak menis. Air hasil rebusan kemudian dikonsumsi secara teratur setiap pagi dan sore hari.
2. Daun Pare
Selain buahnya, daun pare juga dapat dimanfaatkan sebagai obat penyakit liver atau hati. Rasa pahit yang terkandung di dalamnya mampu mengembalikan fungsi organ tubuh secara bertahap. Untuk mengkonsumsinya juga mudah dimana beberapa helai daun pare di rebus sampai matang dan beri garam secukupnya saja.
3. Batang Tanaman Hias Bougenvile
Bunga cantik yang rimbun ini ternyata punya manfaat besar bagi kesehatan tubuh manusia. Namun Anda hanya memerlukan bagian batangnya saja untuk direbus bersama madu sampai mendidih. Minum air tersebut 3 gelas setiap hari secara teratur untuk membersihkan organ hati dan mengembalikan fungsinya kembali.
4. Buah Tomat
Kalau obat herbal yang satu ini banyak orang suka karena rasanya segar dan tidak pahit seperti brotowali ataupun daun pare. Anda dapat membuatnya sebagai jus dengan ditambahkan gula atau dimakan mentah-mentah begitu saja. Tomat banyak mengandung antioksidan dan nutrisi baik lainnya sehingga dapat membantu dalam pemulihan penyakit hepatitis.
Semua obat dan bahan herbal diatas mudah ditemukan atau dibeli di pasar, swalayan ataupun warung sayur biasa. Meskipun begitu Anda harus tetap berkonsultasi pada dokter dan memantau perkembangan kesehatan secara teratur.