Siapa yang tidak mengenal coklat? Makanan yang terbuat dari buah coklat, susu dan gula ini memang banyak penggemarnya, apalagi jika dimakan akan terasa lumer dimlut. Penggemar coklat ini biasanya di dominasi kaum hawa dan anak-anak yang kebanyakan suka makanan manis.
Dan untuk para penggemar coklat ini sekarang bisa berlega hati karena makanan manis satu ini bisa atau bermanfaat untuk kesehatan jantung. Menurut hasil penelitian yang diterbitkan pada hari kamis 22 Juli 2020 mengungkapkan bahwa mengonsumsi coklat secara rutin yaitu sekali dalam seminggu ternyata bisa meningkatkan kesehatan jantung.
Hasil penelitian tersebut melibatkan 330 ribu pasien penyakit jantung dan dilakukan selama sembilan tahun, hasil tersebut juga menguatkan hasil enam study sebelumnya terkait manfaat mengonsumsi coklat.
Dalam penelitian tersebut pula didapatkan hasil lainnya, yaitu jika mengonsumsi kakao lebih dari sekali dalam seminggu akan terhindar dari penyakit arteri koroner hingga 8 persen, dibandingkan dengan yang hanya bertahan dengan makanan manis-manis saja.
Menurut para peneliti coklat juga dipercaya bisa membantu sistem kardiovaskular yang dapat membantu menurunkan resiko serangan jantung dalam jangka panjang.
Pada penelitian sebelumnya, study tentang coklat menghasilkan kesimpulan bahwa coklat bermanfaat untuk tekanan darah dan lapisan pembuluh darah. Bahkan kandungan dalam coklat seperti flavonoid, metilxantin, plifenol, dan asam stearat berperan penting dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kolesterol baik.
Seperti diketahui sebelumnya, fungsi flavonoid ini bisa membantu mengurangi gumpalan darah dan memperkuat pembuluh darah. Sedangkan metilxantin dan polifenol berfungsi meningkatkan kesehatan jantung, dan asam stearat dapat membantu mengendalikan trombosit untuk mengurangi resiko pembekuan darah .
Namun mengenai coklat ini masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait jenis dan jumlah konsumsi coklat yang tepat agar tidak salah dan malah menimbulkan penyakit bagi penikmatnya. Karena didalam coklat juga terkandung Kalori, gula, susu dan lemak, dan ini berbahaya bagi penderita obesitas dan diabetes. Untuk saat ini coklat hitam atau dark chocolate menjadi satu-satunya coklat dalam kategori coklat yang sehat sehat.